Perencanaan
Safety stock, ROP, EOQ, forecast, ABC/XYZ, dan fill rate.
Safety stock (distribusi)Stok pengaman
Stok cadangan di tiap titik distribusi untuk menahan lonjakan demand dan keterlambatan pasok.
Reorder point (distribusi)ROP
Level stok pemicu pemesanan ulang agar barang tiba sebelum habis.
Reorder quantityROQ
Jumlah yang dipesan setiap kali stok menyentuh reorder point.
Economic order quantity (distribusi)EOQ
Jumlah pesanan optimal yang meminimalkan total biaya pesan dan simpan.
Minimum order quantity (MOQ)MOQ
Jumlah minimum yang harus dipesan dalam satu PO menurut syarat supplier.
Lead time (distribusi)Waktu tunggu pasok
Waktu dari PO diterbitkan sampai barang siap dijual di titik distribusi.
Lead time variabilityVariasi lead time
Seberapa tidak menentunya lead time aktual antar pengiriman.
ReplenishmentPengisian ulang stok
Proses mengisi ulang stok titik distribusi dari gudang pusat atau supplier.
Demand forecastingPeramalan permintaan
Perkiraan demand masa depan per SKU per titik sebagai dasar replenishment.
Forecast accuracy (distribusi)
Seberapa dekat forecast demand dengan aktualnya, biasanya diukur dengan WAPE.
Forecast bias (distribusi)
Kecenderungan forecast yang konsisten kelebihan atau kekurangan.
Analisis ABC (distribusi)ABC analysis
Mengelompokkan SKU berdasar kontribusi nilai: A kecil tapi dominan, C banyak tapi kecil.
Analisis XYZ (distribusi)
Mengelompokkan SKU berdasar kestabilan demand: X stabil, Y fluktuatif, Z tak menentu.
Fill rate (distribusi)
Persentase permintaan titik distribusi yang terpenuhi penuh dari stok yang ada.
Cycle service levelCSL
Probabilitas tidak kehabisan stok selama satu siklus replenishment.
Distribution requirement planning (DRP)DRP
Perencanaan kebutuhan distribusi antar gudang atau cabang berbasis forecast dan lead time kirim.
Allocation & rationing (alokasi stok terbatas)Alokasi stok terbatas
Pembagian stok terbatas ke cabang atau channel prioritas secara adil sesuai aturan main.
Seasonality index (indeks musiman)Indeks musiman
Angka yang menunjukkan seberapa tinggi atau rendah demand suatu periode dibanding rata-rata normal.
Promotion uplift (uplift promo)Uplift promo
Kenaikan demand tambahan akibat promo dibanding penjualan normal tanpa promo.